Minggu, 21 April 2013

Sesungguhnya halal itu jelas dan haram itu jelas

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Halal atau haramnya makanan sebenarnya merupakan perkara yang jelas dalam agama Islam, sehingga kebanyakan kaum muslimin mengetahui jenis makanan yang haram untuk dikonsumsi, hal tersebut telah dinyatakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sebuah hadits,

Sesungguhnya halal itu jelas dan haram itu jelas. (Riwayat Bukhari, No.2051 Muslim, No.1599)

Namun bagaimana jika makanan tersebut telah dikemas sedemikian rupa dengan komposisi dari berbagai bahan? Tentu banyak dari kita tidak tahu tentang kandungan yang ada di dalamnya. Melihat fenomena ini maka bermunculan ide dari kaum muslimin untuk mencari jalan keluar dari masalah tersebut.

Maka, muncullah ide pencantuman logo halal pada produk yang telah terdaftar halal pada lembaga yang diakui, yang kita kenal sekarang dengan Sertifikat Halal LPPOM MUI. Dengan demikian, setiap produk yang ingin mendapat sertifikat halal, mereka harus mengikuti proses menurut standar yang telah ditetapkan oleh lembaga tersebut. Selanjutnya lembaga ini memiliki auditor untuk melaksanakan audit halal, dari para ahli di bidang pangan, kimia, pertanian, biologi, fisika, hingga bidang kedokteran hewan, yang konon mereka dipilih melalui proses seleksi kompetensi, kualitas dan integritas, sebelum mereka ditugaskan.

Jika kita tinjau dari usaha tersebut dan dari segi maslahat dan mafsadah, maka bisa kita kategorikan bahwa logo halal MUI ini sangat penting, karena ini merupakan salah satu sarana dalam melindungi konsumen muslim dari semua jenis makanan haram yang beredar di masyarakat. Dengan demikian, setiap produsen tidak bisa seenaknya sendiri mencantumkan logo halal pada produk mereka, karena untuk mendapatkan kepercayaan halal ini mereka akan mendaftarkan dulu produknya demi mendapatkan memo halal dari lembaga ini dengan proses menurut standar mereka.

Sertifikat Halal dan logo halal MUI hanya boleh dikeluarkan oleh LPPOM MUI pusat Kemudian bagaimana dengan akad Piagam Halal yg dikeluarkan oleh MUI Kota Malang, mungkin banyak yg belum tahu bahwa MUI Kota Malang punya kebijakan dari pada MUI kota lain bahkan mungkin hanya MUI Kota Malang saja yg bisa mengeluarkan Akad Piagam Halal..tentu meknismenya lebih mudah dan tentu saja bisa dibilang gratis.. tidak hanya melindungi konsumen saja namun juga dari sisi pengusaha bisa jadi menambah kepercayaan terhadap produk tersebut,mungkin para pengusaha dalam hati banyak bertanya sebagaimana saya bertanya:

1. Seberapa penting kita menghalalkan produk? Tanpa label akad piagam halal pun penjualan produk tetap meningkat.
2. Apa manfaat yang dapat diperoleh dengan akad piagam halal terhadap produk?
3. Sejauh mana akad piagam halal bisa meningkatkan total penjualan?

sehingga manfaat dari pada akad piagam halal diharapkan mampu menambah kuantitas produk/ jasa..ini artinya bisa jadi akad piagam halal itu penting bagi pengusaha dan juga penting bagi konsumen..disini lah KPMI Kota Malang mencoba memberikan sarana media informasi yang tentu sangat dibutuhkan oleh konsumen terutama buat pengusaha yang ingin produknya mendapatkan piagam halal, insyaAllah berkaitan dengan mekanisme dan pentingnya akad halal ini akan di bahas langsung oleh ahlinya :

Hari/ Tanggal : Ahad, 21 April 2013
Pukul : 09.00-13.00
Tempat : Gedung AL-MARKAZI Jl. Soekarno Hatta
Pembicara : DR. Nor Chozin Azkandar (ketua Bid. Hukum dan Ekonomi Syariah)

dan yang pasti dalam forum nanti tidak hanya membahas masalah piagam halal tapi juga sharing pengalaman bisnis dari salah satu tokoh KPMI Malang Bapak Faishal Noor Rahman, insyaAllah banyak memberikan manfaat bagi kita semuanya..

tentu panitia akan menyediakan berbagai DOOR PRIZE buat peserta yang aktif bertanya maupun memberikan masukan /sharing pengalaman bisnis buat peserta semuanya...

DOOR PRIZE akan diberikan oleh Zahir Accounting malang , Perpustakaan Syariah Malang dan VCD mudahnya menjadi Eksportir dari Memindo...

Ayo buruan daftar tempat terbatas peserta yg sudah registrasi sebanyak 47 orang.....

Demikian smoga barokah..
Fastabiqul Khairat...
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar