Senin, 07 Januari 2013

Keutamaan berkumpul di Majelis zikir ...


Assalamu'alaikum wr wb,

Inilah satu keutamaan berkumpul di Majelis Zikir bersama orang2 yang berzikir. Sebaliknya jika orang2 berkumpul, tapi tidak berzikir mengingat Allah, maka kesialan yang akan menimpa mereka.

Allah Ta’ala berfirman: “Dan sabarkanlah dirimu berkumpul bersama orang-orang yang menyeru kepada Tuhan di waktu pagi dan petang. Mereka mengharapkan keridhaanNya dan janganlah engkau menghindarkan pandanganmu dari mereka itu.” (al-Kahf: 21)

Dari Abu Hurairah dan dari Abu Said radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tiada sesuatu kaumpun yang duduk-duduk sambil berdzikir kepada Allah, melainkan dikelilingi oleh para malaikat dan ditutupi oleh kerahmatan serta turunlah kepada mereka itu ketenangan -dalam hati mereka- dan Allah mengingatkan mereka kepada makhluk-makhluk yang ada di sisinya -yakni disebut-sebutkan hal-ihwal mereka itu di kalangan para malaikat.-” (Riwayat Muslim)

“Tidaklah seseorang berdzikir pada-Ku dalam hatinya kecuali Akupun akan berdzikir untuknya dihadapan para malaikat-Ku. Dan tidak juga seseorang berdzikir pada-Ku dihadapan orang-orang kecuali Akupun akan berdzikir untuknya ditempat yang tertinggi’ “. (HR. Thabrani).

Al-Baihaqiy meriwayatkan hadis dari Anas bin Malik ra bahwa Rasul- Allah saw. bersabda: ﻲﻗﺎﻬﻴﺒﻟا ﺮْﺠَﻔْﻟا ِ ﻰَﻟاِ عْﻮُﻠُﻃ ِ ﺲْﻤﱠﺸﻟا ِ ﻲَﻟِﺎﱡﺒَﺣَا َّ ﻦِﻣ َ ﺎَﻴْﻧﱡﺪﻟا ﺎَﻣَو ﺎَﻬْﻴِﻓ ) هاور نَﻻ ْ نَﺪُﻌْﻗَا َّ ﻊَﻣ َ مْﻮَﻗ ٍ نْوُﺮُﻛْﺬَﻳ َ ﷲَ ﻰَﻟﺎَﻌَﺗ ﻦِﻣ ْ ﺪْﻌَﺑ ِ ِةَﻼَﺻ )

“Sungguhlah aku berdzikir menyebut (mengingat) Allah swt. bersama jamaah usai sholat Shubuh hingga matahari terbit, itu lebih kusukai daripada dunia seisinya.”

Juga dari Anas bin Malik ra riwayat Abu Daud dan Al-Baihaqiy bahwa Nabi saw. bersabda: ‘Sungguhlah aku duduk bersama jamaah berdzikir menyebut Allah swt. dari salat ‘ashar hingga matahari terbenam, itu lebih kusukai daripada memerdekakan empat orang budak.’

Riwayat Al Baihaqy dari Abu Sa’id Al Khudrij ra, Rasul saw bersabda : ﺲِﻟﺎَﺠَﻣ ِ ﺮْﻛﱢﺬﻟا ِ ﻲِﻓ ﺪِﺟﺎَﺴَﻤْﻟا ) ِ هاور ﻲﻗﺎﻬﻴﺒﻟا مْﻮَﻴْﻟا َ ﻦَﻣ ْ ﻞْﻫَا ُ مَﺮَﻜْﻟا ؟ِ ﻞْﻴِﻘَﻓ َ ﻦَﻣ ْ ﻞْﻫَا ُ مَﺮَﻜْﻟا ؟ِ لﺎَﻗ : َ ُﻞْﻫَا لْﻮُﻘَﻳ ُ بﱠﺮﻟا ُّ ﻞَﺟ َّ ﻼَﻋَو َ مْﻮَﻳ َ ﺔَﻣﺎَﻴِﻘﻟا ِ ﻢَﻠْﻌَﻴَﺳ ُ ءَﻻُﺆَﻫ ِ َﻊْﻤَﺠْﻟا )

“Allah jalla wa ‘Ala pada hari kiamat kelak akan bersabda: ’Pada hari ini ahlul jam’i akan mengetahui siapa orang ahlul karam (orang yang mulia). Ada yg bertanya: Siapakah orang-orang yg mulia itu? Allah menjawab, Mereka adalah orang-orang peserta majlis-majlis dzikir di masjid-masjid ”.

Ancaman bagi orang yang menghadiri kumpulan tanpa disebut nama Allah

dan Shalawat atas Nabi saw.

Hadits riwayat Turmudzi (yang menyatakan Hasan) dari Abu Hurairah, sabda Nabi saw : لﺎﻗو ﻦﺴﺣ ﻲِﺒﱠﻨﻟا ِّ ﻻِا َّ نﺎَﻛ َ ﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ْ ةَﺮْﺴَﺣ ً مْﻮَﻳ َ ﺔَﻣﺎَﻴِﻘْﻟا ) ِ هاور يﺬﻣﺮﺘﻟا ﺎَﻣ ﺪَﻌَﻗ َ مْﻮَﻗ ُ اًﺪَﻌْﻘَﻣ ﻢَﻟ ْ نوُﺮُﻛْﺬَﻳ َ ﷲَ ﻪﻴِﻓ ِ ﻢَﻟَو ْ اْﻮﱡﻠَﺼُﻳ ﻰَﻠَﻋ )

“Tiada suatu golonganpun yang duduk menghadiri suatu majlis tapi mereka disana tidak dzikir pada Allah swt. dan tak mengucapkan shalawat atas Nabi saw., kecuali mereka akan mendapat kekecewaan di hari kiamat”.

Juga diriwayatkan oleh Ahmad bin Hanbal dengan kata-katanya yang berbunyi sebagai berikut : ﻪﻴِﻓ ِ ﻻِا َّ نﺎَﻛ َ ﻢِﻬْﻴَﻠَﻋ ْ ًةَﺮَﺗ هاَوَرَو ُ ﺪَﻤْﺣَا ُ ﻆْﻔَﻠِﺑ ٍ ﺎَﻣ ﺲَﻠَﺟ َ مْﻮَﻗ ُ ﺎًﺴِﻠْﺠَﻣ ﻢَﻟ ْ اْوُﺮُﻛْﺬَﻳ َﷲ

‘Tiada ampunan yang menghadiri suatu majlis tanpa adanya dzikir kepada Allah Ta’ala, kecuali mereka akan mendapat tiratun artinya kesulitan… “.

Baca selengkapnya di: http://syiarislam.wordpress.com/2011/01/28/dalil-dzikir-berjamaah

K. H. Muhammad Arifin Ilham 

Rasulullah bersabda,
“Sesungguhnya Allah memilik sekelompok Malaikat yg berkeling dijalan2 mencari org2 berdzikir. Apabila mrk menemukan sekolompok org berdzikir kpd Allah, maka mrk saling memanggil : 'Kemarilah kpd apa yg kamu semua hajatkan'. Lalu mrk mengelilingi org2 yg berdzikir itu dg sayap2 mrk hingga kelangit. Apabila org itu telah berpisah (bubar dari majlis dzikir) maka para malaikat naik kelangit. Maka bertanyalah Allah kpd mrk (padahal Dialah yan lebih mengetahui perihal mrk). Allah berfirman : Darimana kalian semua? Malaikat berkata : Kami datang dari sekelompok hambaMu dibumi. Mrk bertasbih, bertakbir & bertahlil kpdMu. Allah berfirman : Apakah mrk pernah melihatKu? Malaikat berkata: Tidak pernah ! Allah berfirman : Seandainya mrk pernah melihatKu? Malaikat berkata: Andai mereka pernah melihatMu niscaya mrk akan lebih meningkatkan ibadahnya kpdMu, lebih bersemangat memujiMu & lebih byk bertasbih padaMu. Allah berfirman: Lalu apa yang mrk pinta padaKu? Malaikat berkata: Mrk minta sorga kpdMu. Allah berfirman : Apa mrk pernah melihat sorga? Malaikat berkata : Tidak pernah! Allah berfirman: Bgmn kalau mrk pernah melihatnya? Malikat berkata: Andai mrk pernah melihatnya niscaya mrk akan bertambah semangat terhadapnya, lebih bergairah memintanya & semakin besar keinginan u memasukinya. Allah berfirman: Dari hal apa mrk minta perlindungan? Malaikat berkata: Dari api neraka. Allah berfirman : Apa mrk pernah melihat neraka? Malaikat berkata: Tidak pernah! Allah berfirman: Bgmn kalau mrk pernah melihat neraka? Malaikat berkata: Kalau mrk pernah melihatnya niscaya mrk akan sekuat tenaga menghindarkan diri darinya. Allah berfirman: Aku persaksikan kpdmu bahwasanya Aku telah mengampuni mrk. Salah satu dari malaikat berkata : Disitu ada seseorg yg tidak termasuk dalam kelompok mrk. Dia datang semata2 krn ada satu keperluan (apakah mrk akan diampuni juga?). Allah berfirman : Mrk adalah satu kelompok dimana org yg duduk bersama mrk tidak akan kecewa" (HR Bukhori Muslim). 

Dalam riwayat Muslim ada tambahan pada kalimat terakhir : 'Aku ampunkan segala dosa mrk. & Aku beri permintaan mrk". SUBHANALLAH mulianya mrk yg berdzikir, sahabatku. [HR Bukhari dan Muslim]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar