Iblis dan tentaranya menyesatkan manusia dengan wanita ~


Nabi saw bersabda : 
“Dinding penutup antara mata jin dan aurat manusia ketika seseorang masuk jamban adl kalau ia mengucapkan Bismillaah.”

Iblis dan bala tentaranya adl sosok-sosok yg jiwanya kotor terus-menerus. Mereka selalu mengintip aurat dan kejelekan.

Iblis telah mencopot pakaian Adam dan isterinya sedangkan keduanya itu di surga.
Lalu di dunia ini Iblis wadya balanya dan partainya melepaskan pakaian taqwa dari jiwa manusia dan mencopoti pakaian penutup aurat dari badan. Sehingga keadaan tak mengenakan busana menjadi pemandangan nyata yg dianggap biasa sedang menampakkan aurat sudah menjadi hal yg lumrah di kalangan manusia tanpa ada halangannya.

Tetapi kalau memang kita tetap teguh mengikuti syari’at Islam maka tidak akan terjadi yg demikian itu.
Iblis tak mampu sampai di tempat-tempat yg kamu harus buka aurat pun iblis tak mampu melihatnya .

Maka segala puji bagi Allah yg telah menjadikan dzikir dan keutamaan berserah diri kepadaNya itu sebagai pencegah bagi mata barisan iblis dan partainya. Wanita

Nabi Muhammad saw bersabda :
“Wanita itu menghadap ke muka dalam bentuk syetan dan menghadap ke belakang dalam bentuk syetan .”

Mujahid berkata :
“Ketika perempuan menghadap ke depan maka syetan duduk di atas kepalanya lalu menghiasinya utk orang yg melihatnya dan ketika perempuan itu menghadap ke belakang syetan duduk di atas bagian belakangnya lalu ia memperindahnya utk orang yg melihatnya.” 


Nabi saw juga memperingatkan :
“Sesungguhnya dunia itu manis lagi hijau. Dan sesungguhnya Allah menjadikan kamu sekalian khalifah di dunia lalu Allah mengawasi bagaimana kamu berbuat. Maka jagalah dirimu tentang dunia dan jagalah dirimu tentang wanita. Sesungguhnya bencana/fitnah Bani Israil adl dalam hal wanita.”

Sabda Nabi saw pula :
“Aku tidak meninggalkan fitnah/bencana yg lbh berbahaya atas kaum lelaki dari perempuan.” . Sa’id bin Al-Musayyib z berkata “Jika syetan putus asa mengenai sesuatu maka ia kemudian pasti mendatangi sesuatu itu dari arah perempuan.” Sa’id pun berkata lagi “Tidak ada sesuatu yg lbh aku takuti di sisiku kecuali perempuan.”

Kalau syetan putus asa dalam hal tertentu maka dia akan melancarkan godaan itu dari arah perempuan. Apa yg dikatakan Sa’id bin Al-Musayyib tersebut dalam kenyataan kini tampak nyata. Sudah menjadi rahasia umum ada proyek-proyek yg dilancarkan pengurusannya pakai umpan wanita. Itulah praktek syetan. Maka Sa’id yg di zaman sahabat tidak ada kebiasaan model syetan seperti sekarang pun dia paling takut terhadap wanita.

Dan Hadits tentang wanita kadang-kadang panjang itu tidak lain krn pengikut syetan terkutuk yg paling banyak adl wanita. Dalam Hadits disebutkan “Wanita itu adl aurat maka apabila ia keluar maka syetan membuatnya indah .”

Perempuan Sebagai Salah Satu Sarana Iblis Untuk Merusak Iblis menyodorkan fitnah pada wanita guna menyesatkan dan merusak. Al-Quran telah mengisahkan contoh-contoh adanya bencana-bencana/fitnah lewat wanita.

Godaan Syetan utk Kaum Tsamud Lewat Wanita Ibnu Jarir dan lain-lain dari ulama salaf menyebutkan bahwa dua wanita dari kaum Tsamud salah satunya Shaduq putri Al-Mahya bin Zuhair bin Al-Mukhtar dia adl bangsawan dan kaya. Sedang ia di bawah suami yg telah masuk Islam lalu wanita ini menceraikan suaminya itu. Kemudian dia meng-undang putera pamannya yg bernama Mashro’ bin Mahraj bin Al-Mahya dan menyodorkan dirinya pada putera pamannya itu bila ia berani membunuh onta .

Wanita lainnya adl Anbarah binti Ghanim bin Majlaz dijuluki Ummu ‘Utsman. Dia ini tua dan kafir punya 4 anak perempuan dari suaminya Dzu’ab bin Amru salah satu pemuka kaum. Si perempuan tua ini menyodorkan ke-4 putrinya kepada Qadar ibn Salif bila ia berani membunuh onta maka ia akan kebagian putrinya mana saja yg ia ingini. Lalu kedua pemuda bersegera utk membunuh onta itu dan berusaha mencari teman di dalam kaumnya. Maka 7 orang lainnya merespon ajakannya itu jadi jumlahnya 9 orang. Mereka inilah yg disebutkan dalam firman Allah Ta’ala “Dan adl di kota itu sembilan orang laki-laki yg membuat kerusakan di muka bumi dan mereka tidak berbuat kebaikan.” .
Mereka berusaha pada sisa kabilah itu dgn mempropagandakan utk membunuh onta mereka menyambutnya dan sepakat akan membunuh onta itu. Mereka berangkat mengintai onta. Ketika onta itu muncul dari kawanan yg mendatangi air Mashro’ bersembunyi utk menyergapnya lantas melemparkan panah dan menancaplah di tulang kaki onta. Dan datanglah wanita-wanita membujuk kabilah itu utk membunuh onta sedang wanita-wanita itu membuka wajah-wajahnya utk menyemangati kabilahnya. Qadar bin Salif mendahului mereka mengeraskan pedangnya atas onta itu maka putuslah urat di atas tumitnya lalu jatuh tersungkurlah onta itu ke bumi. .

Wanita yg menyemangati Mashro’ adl isteri pemimpin sedang yg menyemangati Qadar adl isteri pejabat juga. Adapun Qadar bin Salif sendiri termasuk pemimpin jadi mereka itu orang elit semua. Perempuan pertama telah menyodorkan dirinya kepada Mashro’ sedang perempuan kedua menyodorkan puteri-puterinya kepada Qadar. Dan perempuan-perempuan kabilah itu telah keluar dgn membujuk orang-orang agar membunuh onta dgn cara membuka wajah-wajah mereka. Sungguh telah terjadi fitnah wanita itu sebagai jalan masuknya Iblis kepada para pembesar dan Iblis bersandar bersama mereka utk membunuh onta yg menjadi ayat Allah yg disampaikan kepada nabiNya Shalih as.

Demikian ini tampak bagi kita para pembesar bersepakat semuanya laki-laki maupun prempuan.

Kepala Nabi Yahya as Dipenggal Untuk Wanita Nakal Hal itu dikatakan kepada Ibnu Umar oleh Asma’ binti Abu Bakar di salah satu bagian masjidil Haram.

Demikian itu ketika Ibnu Zubair putera Asma’ disalib lalu Ibnu Umar menoleh ke Asma’ seraya berkata “Jasad ini sebenarnya bukan apa-apa sedang yg di sisi Allah hanyalah arwah. Maka bertaqwalah kamu kepada Allah dan bersabarlah.” Lalu Asma’ menjawab “Apa yg menghalangiku sedang kepala Yahya bin Zakaria i telah dihadiahkan kepada seorang pelacur dari bani Israel.” .

Kenyataan dari kisah ini adl Asma’ menyebutkan dibunuhnya Yahya as itu krn pelacur. Di sini kita lihat puncak kekuasaan iblis atas orang-orang elit dgn dorongan syhwt (**) seks di mana sampai membunuh seorang nabi Allah yaitu Yahya bin Zakaria i.

Walaupun berbeda-beda kitab-kitab tarikh dalam rincian peristiwa ini hanya saja intinya adalah Seorang raja di Damaskus masa itu ada yg menginginkan kawin dgn seorang mahramnya atau wanita yg tidak halal baginya utk dikawini.
Lalu Nabi Yahya p mencegahnya sedangkan wanita itu menginginkan sang raja maka ada suatu yg menetap di dalam jiwa wanita dan raja itu terhadap Nabi Yahya. Maka ketika antara wanita dan raja itu terjadi percintaan wanita itu minta agar diberi darah Yahya sang raja akan memberikan kepadanya.
Maka raja mengutus orang utk mendatangi Nabi Yahya p dan membunuhnya lalu menyerahkan kepala Yahya kepada wanita itu!! .

Demikianlah orang-orang terlaknat tidak menahan diri utk tidak membunuh nabi-nabi Allah. Bagaimana tidak? Nabi-nabi Allah itu adl penyuluh hidayah dan pemegang bendera kebenaran dan Tauhid sedangkan iblis terlaknat itu pembawa bendera neraka dan panji-panji kekafiran serta syirik.

Sumber Al-Muwajahah as-Shira’ ma’as Syaithan wa Hizbihi oleh Hasan Ahmad Qathamisy Daru Thibah Ar-Riyadh cet I 1415 H/1995..
Oleh Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
sumber file al_islam.chm

Pos populer dari blog ini

Tips Agar Dicintai Allah ~

Sesungguhnya halal itu jelas dan haram itu jelas

Amalan tertinggi di sisi Allah ~